Indonesia dan Masa Depan Politik Global
Penulis :
Khusairi Ramadhan / I72216066
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Di zaman yang sudah modern ini kita mudah berinteraksi dengan
orang-orang di negara lain. Tidak ada batasan jarak apapun, sekarang semua
negara di dunia dalam keadaan damai karena telah melewati beberapa perang yang
dilalui. Sekarang setiap negara sedang fokus untuk memperbaiki perekonomian
mereka dan menciptakan hubungan-hubungan dengan beberapa negara lain untuk
memenuhi kebutuhan negara tersebut. Sekarang Indonesia sedang dilirik dunia.
Indonesia banyak berpartisipasi dalam dunia internasional maupun regional.
Sebagai contohnya Indonesia berperan aktif dalam kegiatan PBB mulai dari bidang
keemanan seperti aktif dalam misi perdamaian. Dalam bidang ekonomi Indonesia
ikut aktif dalam organisasi G-20 sebagai negara-negara yang memiliki
perekonomian paling maju di dunia. Tidak hanya di dunia Internasional saja,
Indonesia juga ikut berperan aktif dalam organisasi regional seperti ASEAN. Dalam
ASEAN Indonesia termasuk sebagai pemimpin negara- negara Asia Tenggara. Maka
dari itu tak heran Indonesia dalam status Middle Power yang sangat berperan
aktif dalam politik global.
Dari tahun ke tahun muncul kekuatan baru, tidak hanya Amerika
Serikat saja tetapi negara-negara seperti Rusia, China, Jepang, India, Brazil
yang saat ini mempunyai power dalam bidang ekonoi memiliki peranan cukup
penting dalam bidang politik, serta sedang melakukan pembangunan dalam bidang
militer. Hal yang dilakukan negara tersebut dapat memicu konflik di masa
mendatang dimana setiap negara berlomba-lomba menciptakan persenjataan yang
lebih canggih. Selain kondisi tersebut masih banyak lagi permasalah yang
terjadi di dunia saat ini mulai dari ancaman seperti terorisme yang dari tahun
ke tahun menjadi permasalahan yang mengancam negara di seluruh dunia. Tidak
hanya itu saja, ketimpangan ekonomi, perubahan iklim, dan sumber daya alam yang
setiap tahun semakin menipis. Hal tersebut dapat memicu krisis yang mengakhiri
“perdamaian” di masa yang akan datang.
Sebagian negara-negara maju saat ini sedang meningkatkan
perekonomian mereka agar bisa mmeningktkan negara mereka serta meningkatkan
keamanan negara mereka. Negara-negara maju saat ini berbondong-bondong
meningkatkan kekuatan mereka, tentu banyak sekali uang yang dibutuhkan. Pada
saat ini Amerika Serikat lah yang menempati posisi pertama yang menggelontorkan
dana untuk kekuatan militer sebanyak 696,3 milliar dollar AS, disusul dengan
Inggris, dan Tiongkok. Negara lain kemudin menyusul aksi Amerika seperti Rusia,
Arab Saudi, Korea Selatan dan India. Pada saat ini Tiongkoklah yang memiliki
kekuatan ekonomi menyusul posisi Amerika Serikat dan menyusul beberapa negara
yang memeiliki potensi untuk berkembang untuk menjadi negara Economic Powers
seperti India, Korea Selatan serta Indonesia.
Selain permasalahan ekonomi yang terjadi saat ini, muncul juga
permasalahan lain. Yang pertama munculnya gerakan radikal yang mengaitkan
agama, ada juga Brexit atau yang lebih dikenal dengan keluarnya Inggris dari
Uni Eropa, dan terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika, dengan
kebijakannya yang melarang 7 negara Islam masuk negaranya. Di Asia sendiri ada
Presiden Duterte yang mempunyai kebijakan ekstrim seperti menembak mati para
pengedar ataupun pengguna Eropa. Semua ini tidak lain menimbulkan pertanyaan
bagi masyarakat Internasional.
Melihat yang terjadi dalam dunia Internasional saat ini dibutuhkan
kekuatan pertahanan. Dalam hal power khususnya dibidang pertahanan Amerikalah
yang menjadi nomor satu tapi negara-negara lain juga ikut menyiapkan pertahanan
juga. Tiongkok tak mau kalah, pada tahun 2030 akan menyelesaikan blue water
navy yag menjadi armada laut terkuat yang mengarungi Samudra dan laut dalam.
Negara-negara lain juga ikut menyusul dalam bidang militer seperti Rusia yang
mengembangkan Industri pertahanannya dan membangun pertahanannya.
Akan tetapi kita salah jika focus ke pertahanan saja, kita juga
harus melihat lingkungan dan alam serta sumber daya manusia kita. Mangandar Situmorang
melihat bahwa pada tahun yang akan datang permasalah yang kita hadapi adalah
isu lingkungan. Sumber daya alam sekarang menjadi salah satu hal yang dicari karena
sumber daya alam dari tahun ke tahun di ambil dan tidak bisa diperbarui maka
dari itu negara berbondong-bondong menciptakan energi alternatif. Tidak hanya
sumber daya alam saja sumber manusia juga menjadi salah satu penentu power
negara. Negara yang mempunyai populasi penduduk terbanyak memiliki potensi
besar untuk menjadi negara kuat di tahun mendatang. Namun populasi yang banyak
akan menjadi beban jika tidak dikembangkan dengan baik. Maka dari itu negara
yang memiliki populasi terbesar harus mengembangkan sumber daya manusianya
dengan teknologi Pendidikan dan kebijakan yang berkelanjutan agar sumber daya
manusia tersebut bisa menjadi power yang akan mendukung perekonomian serta
kekuatan di bidang militer dan politik.
Dari gambaran politik global di atas, Indonesia diperkirakan memiliki
potensi untuk menjadi aktor kunci dalam politik gobal, dilihat dari besarnya
populasi penduduknya dan berada dalam usia produktif. Hal ini menjadi modal
untuk pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pertahanan dan pengaruh Indonesia
dalam kancah bidang politik. Ada beberapa hal yang menjadi penentu keberhasilan
Indoneia mencapai politik global. Pertama Indonesia harus memiliki visi ke
depan untuk pembangunan berkelanjutan, dimana pembangunan ekonomi harus di
imbangi dengan pembangunan sehingga pengaruh Indonesi dalam politik global
meningkat, serta memiliki kemampuan untuk menangkal segala ancaman yang
dihadapi. Kedua, Indonesia harus memiliki kemampuan untuk mengolah sumber daya
manusia nya menjadi power melalui Pendidikan dan kebijakan pembangunan, serta
mengetahui teknologi dan informasi. Ketiga, Indonesia harus menjalin persaudaraan
dengan negara-negara lain dan ikut mempromosikan perdamaian dunia. Keempat,
Indonesia dapat menjadi contoh bagi negara lain sebagai negara yang berkomitmen
mengaplikasikan norma dan aturan internasional. Dan Kelima Indonesia harus
menjadi contoh bagi negara lain bagi perkembangan demokrasi di dunia yang
mendasarkan dirinya kepada toleransi umat beragama, dan antar suku dan
terjaminnya kebebasan masyarakat.
Jadi dapat disimpulkan bahwa Indonesia adalah negara yang memiliki
banyak suku, agama, dan kelompok dapat hidup rukun yang dapat mengurangi aksi
terorisme di Indonesia, serta perekonomian di Indonesia yang dari tahun ke
tahun menigkat yang dapat diperkirakan dapat menjadi ekonomi yang maju di masa
yang akan datang dan aktif dalam kegiatan perdamaian PBB. Namun sayang sekali
sumber daya alam di Indonesia dari tahun ke tahun semakin sedikit yang dapat
menyebabkan negara Indonesia kekurangan sumber daya alam. Maka dari itu
Indonesia harus meningkatkan Sumber daya manusianya agar bisa mengolah sumber
daya alam menjadi lebih baik dan meningkatkan teknologi dan pendidikannya agar
Indonesia bisa menjadi negara maju di masa depan.
Referensi
Mangadar Situmorang, Ph.D., Agustus/September 2017, Indonesia Dalam Politik Global 2045, s.l.
Komentar
Posting Komentar