Indonesia dalam Politik Global 2045
Penulis : Fajar Shiddiqy / I72216062
Bagaimana kondisi politik global pada tahun 2045 dan bagaimana peran
serta Indonesia pada tahun 2045
Dalam beberapa tahun terakhir telah mucul kekuatan baru
yang memungkinkan menjadi saingan bagi Amerika serikat sebagai negara super
power dalam politik global. Kofigurasi power dalam bidang militer beberapa dekade
belakangan telah memperlihatkan munculnya sedikit pergeseran kekuatan dalam
politik global. Dalam laporan tahunan International Institute for Strategic
studies, pada tahun 2016 Tiongkok dan Inggris melakukan lompatan yang besar
dengan menempati posisi kedua dan ketiga menghabiskan anggaran pertahanan
sebesar 89,8 miliar dollar AS dan 62,7 miliar dollar AS. Keadaan saat ini bisa
menjadi dasar proyeksi politik global di tahun 2045. Di bidang konfigurasi
power Amerika Serikat masih akan tetap menjadi kekuatan pertama, namun memiliki
kekurangan nya dengan Negara-negara super power lainnya seperti Tiongkok yang
akan menyelesaikan proyek kekuatan angkatan laut nya yaitu blue water navy pada
tahun 2030. Rusia saat ini tengah mengembangkan industri pertahanan nya. India,
Korea Selatan dan Arab Saudi juga dapat menjadi actor yang berpengaruh besar
dalam perkembangan nya dengan anggaran pertahanan dalam beberapa tahun
terakhir. Selain konfigurasi power diantara negara-negara, telah muncul
beberapa fenomena yang terjadi dalam politik global saat ini seperti munculnya
gerakan populisme radikal yang menekankan pada nasionalisme dan intoleransi
sebagai tantangan terhadap demokrasi dan pluralism. Efek dari populisme radikal
yang terjadi di negara-negara adalah kecenderungan untuk meninggalkan mekanisme
multilateral juga menekanan pada mekanisme unilateral dan bilateral dalam
politik global.
Hal ini terlihat dari munculnya gerakan Euroscepticism
di Eropa dengan keluarnya inggris dari organisasi regional Uni Eropa. Selain
itu adanya prefensi Tiongkok untuk menyelesaikan sengketa Laut china selatan
secara bilateral dengan tidak bersifat multilateral. Dari gambaran politik
global diatas Indonesia sendiri memiliki kesempatan untuk menjadi salah pemain
kunci dalam politik global ditahun 2045 mendatang. Sebagai sebuah negara,
Indonesia dinilai merupakan negara yang berhasil berubah menjadi salah satu
diantara yang lainnya sebagai negara demokrasi terbesar di dunia, negara dengan
jumlah populasi yang besar dengan usia produktif nya di tahun 2045 dapat
menjadi modal untuk Indonesia dalam menyokong pertumbuhan ekonomi yang berefek
langsung terhadap peningkatan kekuatan pertahanan dan peningkatan pengaruh
Indonesia dalam bidang politik, di bidang konfigurasi power dalam hal militer
anggaran pertahanan Indonesia melambung naik hingga 8,17 miliar dollar AS pada
tahun 2016 dibandingkan dengan 2008 hanya sebesar 511 miliar dollar AS, Hal ini
memperlihatkan bahwa Indonesia memiliki komitmen dalam peningkatan kekuatan
pertahanannya dengan agenda Indonesia untuk mencapai kekuatan pokok minimal
dalam bidang pertahanan pada tahun 2024 mendatang.
Indonesia telah melewati perubahan yang signifikan baik
dalam politik domestik maupun internasional. Keberhasilan Indonesia
menyelesaikan konflik di berbagai daerah, pencapaian stabilitas politik yang
memungkinkan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, konsolidasi demokrasi yang
terus meningkat dan kiprah Indonesia yang semakin penting di tingkat regional
maupun globalIndonesia sudah menemukan bentuk kombinasi yang relatif permanen
antara demokrasi dan pertumbuhan ekonomi dalam lebih dari satu dekade terakhir,
pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana strategi globalisasi yang dilakukan
Indonesia agar dalam tiga dekade ke depan menjelang satu abad sejak kemerdekaan
Indonesia pada tahun 2045 dapat berperan dalam politik global? Terdapat
beberapa hal yang bisa menjadi landasan dalam mencapai proyeksi di masa
mendatang tersebut yang pertama yaitu Indonesia harus memiiliki visi kedepan
dalam kebijakan pembangunan di bidang ekonomi seharusnya dibarengi dengan
pembangunan dibidang pertahanan yang bertujuan untuk meningkatkan pengaruh
Indonesia dalam bidang politik dan memiliki kemampuan melawan ancaman yang dihadapi.
Selanjutnya yang kedua adalah Indonesia harus memiliki
kemampuan memberdayakan modal populasinya menjadi kekuatan dalam bidang
pendidikan dan sumber daya manusia agar dapat bersaing dengan kekuatan-kekuatan
lainnya di dunia. Yang ketiga, Indonesia yang memiliki motto berupa ‘sejuta
kawan tanpa musuh’ harus terus melanjutkan hubungan baik nya dengan semua
negara-negara di dunia juga dengan terus berperan aktif dalam menengahi
permasalahan diaplikasikan dalam mempromosikan perdamaian dunia melalui pendekatan
bersifat multilateral dalam kawasan regional maupun global sehingga Indonesia
dapat berperan dalam solusi perdamaian dunia. Dan yang terakhir Indonesia dapat
menjadi contoh sebagai negara dengan perkembangan demokrasi dunia yang
mendasarkan dirinya pada moderasi umat beragama, toleransi antar kelompok
berdasarkan pada rule of laws yang menjamin kebebasan masyarakat yang dapat
berkomitmen dan mempromosikan teraplikasikannya norma-norma dan aturan
internasional yang dapat menjadi contoh bagi negara-negara lainnya.
Referensi
Mangadar Situmorang, Ph.D., Agustus/September 2017, Indonesia Dalam Politik Global 2045, s.l.
Komentar
Posting Komentar