Indonesia dalam Politik Global 2045

Penulis: Amjad Trifita (I72216031)

Peran Indonesia Dalam Lingkup Global
Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki peran aktif dalam politik global. Dalam lingkup Asia indonesia memiliki peran aktif dalam organisasi ASEAN. Indonesia juga berperan aktif dalam berbagai misi perdamaian PBB, serta menyuarakan perdamaian di Timur Tengah dan dunia islam. Dalam politik luar negrinya indonesia juga berhubungan baik dengan berbagai negara di dunia. Dalam ekonomi internasional  indonesia berperan aktif dalam G-20, yaitu sebuah forum bagi negara-negara yang memiliki perekonomian paling maju di dunia. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki pertumbuahan ekonomi yang positif dan stabil dalam beberapa tahun terakhir ini.
Masalah dan Ancaman
Seiring dengan banyaknya kemajuan berbagai bidang dalam era globalisasi saat ini, tentunya tidak hanya memberikan kemudahan dalam melakukan kerja sama antar negara, akan tetapi kemajuan dalam era globalisasi saat ini juga mendatangkan berbagai masalah dan ancaman. Seperti yang terjadi akhir-akhir ini muncul negara-negara baru seperti Tiongkok, Rusia, Jepang, India, dan Brazil yang ingin bersaing dengan Amerilka Serikat sebagai super power dalam  ekonomi dan politik global. Negara-negara tersebut sedang melakukan pembangunan kapabilitas militer, Hal tersebutlah yang pada nantinya akan dijadikan ajang perlombaan senjata yang akan memicu konflik. Ancaman lainnya adalah ancaman terorisme, banyak sekali kasus terorisme yang mengancam dunia ini. Mulai dari Al-Qaeda yang dituding sebagai dalang dari kasus 9/11 pada tahun 2001, ISIS,hingga gerakan afilisiasi dapa tingkat regional seperti jamaah islamiyah di asia tenggara.  Berdasarkan data dari Global Terrorism Database dari University of Maryland,AS pada tahun 2016 terjadi 11.072 aksi terorisme di seluruh dunia dengan korban sebanyak 25.600 jiwa. Aksi terorisme tersebut terjadi di 104 negara, mayoritas terjadi di irak, afganistan, india, pakistan, dan filipina. Ditambah lagi dengan masalah global lainnya, seperti perubahan iklim, ketimpangan sosial dan ekonomi, keamanan energi dan sumber daya, konflik internal, serta isu-isu lain terkait kemanusiaan.
Masalah lain yang terjadi pada politik global saat ini yaitu munculnya gerakan populisme radikal yang menekankan nasionlisme dan intoleransi  sebagai tantangan bagi demokrasi dan pluralisme. Efek dari populisme radikal yang cenderung meninggalkan mekanisme multilateral dan lebih menekankan mekanisme unilateral dan bilateral dalam politik global. Dampak dari hal tersebut akan semakin meningkatkan ketidak pastian dalam tataran global. Dikarenakan setiap kesepakatan yang muncul tidak didasarkan kepada norma-norma internasional dan juga kepentingan masyarakat global, tetapi didasarkan kepada koefisien power yang dimiliki oleh pihak-pihak yang bersepakat. Dengan munculnya gerakan populisme radikal juga dapat menjadi ancaman  bagi sistem politik demokrasi yang pada dasarnya berbasis pada norma-norma, kebebasan individu dan rule of law.
Perubahan Politik Global
Dalam beberapa dekade terakhir muncul beberapa pergeseran dalam politik global. AS menempati posisi teratas dalam segi kekuatan militer terkuat saat ini. Pada tahu 2008 AS menjadi negara yang memiliki anggaran terbesar di dunia. Urutan ke dua adalah Inggris, dan selanjutnya adalah Tiongkok. Namaun pada tahun 2016 Tiongkok merebut posisi Inggris menjadi posisi ke dua. Ada juga negara-negara lain yang memiliki perkembangan pesat, diantaranya Rusia, Arab Saudi,dan  Korea Selatan. Meskipun indonesia tidak berada dalam urutan 10 besar negara dengan anggaran keamanan tertinggi, akan  tetapi indonesia mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal tersebut membuktikan bahwa indonesia memiliki komitmen dalam meningkatan kekuatan pertahanannya.
Sedangkan dalam bidang ekonomi, berdasarkan laporan World bank 2010 negara dengan GNP terbesar ditempati oleh AS, kemudian disusul Tiongkok, Jepang, dan jerman. Sedangkan Indonesia berada pada posisi ke-18. Selain negara-negara tersebut, terdapat beberapa negara yang sisi ekonominya juga berkembang pesat , seperti  India dan Korea Seatan. Jika dilihat dari informasi data tersebut bisa dikatakan bahwa Tiongkok memiliki kekuatan ekonomi yang mendekati Amerika Serikat. Dan juga disusul dengan hadirnya bebrapa negara seperti india, Korea Selatan dan juga indonesia yang juga memiliki potensi untuk memajukan kekuatan ekonominya.
Dari informasi diatas bisa kita menerawang  kondisi politik global pada tahun 2045 mendatang, akan terjadi konfigurasi power khususnya pada ekuatan pertahanan. Dengan mengambil contoh Amerika Serikat misalnya, memang pada saat ini AS masih tetap menjadi negara dengan kekuatan  nomer satu, akan tetapi celah kekuatannya akan semakin menipis dibandingkan negara-negara lain. Tiongkok misalnya, kini sedang mengerjakan proyek armada laut yang dapat mengarungi samudra dan laut dalam yang saat ini hanya dimiliki AS. Sehingga dapat dikatakan bahwa Tiongkok secara relatif dapat mengimbangi kekuatan AS. Dan juga tidak menutup kemungkinan bahwa negara-negara lain seperti Rusia, India, Korea Selatan dan Arab Saudi dapat menjadi negara yang memiliki pengaruh besar melihat anggaran pertahanan kekuatan mereka semakin meningkat secara signifikan. Sesuai kondisi tersebut nantinya pada tahun 2045 pusat perekonomian akan beralih ke wilayah Asia dengan Tiongkok, Jepang, India, Korea Selatan dan Indonesia yang menjadi pemain utamanya.
Dengan alasan negar-negara tersebut masih tersedianya SDA untuk diekslpoitasi serta dukungan populasi dengan usia produktif yang besar. Bisa dikatakan juga bahwa isu  pada tahun 2045 adalah menipisnya SDA, hal tersebut menjadi salah satu penentu kekuatan suatu negara adalah sumber daya manusia yang dimilikinya. Negara  dengan populasi yang besar akan memiliki potensi menjadi negara yang kuat pada tahun 2045. akan tetapi populasi tersebut juga harus dikembangkan secara berkelanjutan, dengan cara mengembangkan modal yang dimiliki dengan melakukan inovasi teknologi, pendididkan, serta kebijakan berkelanjutan,agar modal tersebut bisa berubah menjadi kekuatan yang akan mendukung perekonomian dan juga kekuatan dibidang militer dan politik.


Referensi
Mangadar Situmorang, Ph.D., Agustus/September 2017, Indonesia Dalam Politik Global 2045, s.l.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KEBIJAKAN LUAR NEGERI INDONESIA TERHADAP ISU TENAGA KERJA CINA DI INDONESIA: PERSPEKTIF INDONESIA

Politik Luar Negeri Indonesia Era Jokowi: Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia

Kerjasama Indonesia-Australia Dalam Menanggulangi Human Trafficking