Indonesia dalam Politik Global 2045
Pasca
perang dingin pada awal tahun 90an, kondisi politik global hingga saat ini
masih relative ‘damai’. Hal ini terlihat dengan tidak adanya konflik antara
Negara super power yang berada pada tatanan
dunia internasional, semua Negara pun sibuk dalam meningkatkan
perekonomian, membangun koneksi dan kerjasama antar Negara dan perkembangan teknologi serta modernisasi
yang mempermudah seluruh Masyarakat dunia untuk saling berhubungan.
Indonesia
bukan lah Negara super power, tapi juga bukan termasuk Negara yang
tertinggal dan Indonesia di kenal sebagai Negara middle power yang
berperan aktif dalam politik global. Indonesia aktif dalam menyuarakan
perdamaian dunia, berperan aktif dalam ekonomi internasional, Negara demokrasi
terbesar, dan menjadi salah satu Negara dengan perekonomomian yang stabil dan
positif. Dalam beberapa tahun terakhir Amerika sebagai Negara super power telah
memiliki saingan dan revisionis dalam politik global. Negara-negara yang
memiliki kekuatan ekonomi, peranan dalam politik internasional dan melakukan
peningkatan kekuatan militer Adalah Tiongkok, Rusia, Jepang, India, dan Brazil.
Dengan kondisi seperti ini dunia tentu tidak bebas dari berbagai macam tantangan
dan ancaman karena proyeksi kekuatan militer dengan perlombaan persentaan antar
Negara dapat memicu konflik di massa mendatang.
Selain
konfigurasi power antar Negara terdapat beberapa fenomena yang terjadi dalam
politik global, yaitu munculnya gerakan populisme radikal sebagai tantangan
bagi demokrasi dan pluralisme yang menekankan pada nasionalisme dan intoleransi,
selanjutnya semakin meningkatnya ancaman terorisme yang beroperasi lintas
Negara dan telah menjadi kekhawatiran yang sangat nyata yang harus di hadapai
oleh Negara-negara di dunia.
Negara-negara
eropa yang pada beberapa tahun terakhir menempati 10 besar kekuatan pertahanan dunia kemungkinan tidak
akan mengalami peningkatan dalam kekuatan militer maupun ekonomi mereka, sedangkan
pusat kekuatan akan beralih pada daerah asia dan timur tengah yang akan
diimbangi dengan pertumbuhan secara
pesat dari segi ekonomi juga. Di
perkirakan pada tahun 2045, pusat perekonomian akan beralih kewilayah Asia
yaitu Tiongkok, Jepang, India, Korea Selatan, dan Indonesia sebagai pemain
utamanya. Bukan tanpa alasan Negara-negara tersebut dapat menjadi pemain utama
dalam perekonomian dunia, di dukung oleh inovasi teknologi yang telah di mulai
sekarang dan di masa yang akan datang dan masih tersedianya sumber daya alam
untuk di ekspolitasi serta jumlah populasi di usia produktif yang besar.
Berbading terrbalik dengan Negara-negara di wilayah eropa yang mengalami
degradasi jumlah penduduk usia produktif untuk menopang perekonomian mereka
serta mengalami penipisan sumber daya alam.
Terkait
dengan prediksi diatas dengan menipisnya sumber daya alam dan semakin besarnya
penduduk yang ada di dunia serta bergesernya kekuatan antara Negara-negara di
dunia, tahun 2045 berpotensi menjadi titik konflik antar Negara super power,
karena salah satu penentu power Negara adalah sumbr daya manusia dan sumber
daya alam yang dimilikinya. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa Negara Indones ia memiliki potensi untuk menjadi salah satu
actor kunci dalam politik global. Tapi
mempertahankan proyeksi positif untuk mencapai keberhasilan tersebut, dengan
visi yang jelas dalam pembangunan ekonomi dan pertahanan Negara, menjaga
hubungan baik dengan Negara-negara yang berpotensi, memanfaatkan modal populasi
penduduk dengan pengembangan pendidikan dan teknologi, dan menjadi contoh
Negara demokrasi bagi Negara-negara lainnya.
Referensi
Mangadar Situmorang, Ph.D., Agustus/September 2017, Indonesia Dalam Politik Global 2045, s.l.
Komentar
Posting Komentar