Indonesia (calon) Kekuatan Baru Dunia, tapi ....

Penulis : Zein Arya M / I72216081

Peta politik dunia sangatlah dinamis, terus menerus berubah mengikuti perkembangan zaman. Bukan rahasia umum lagi bahwa saat ini Amerika Serikat menjadi negara yang paling dominan pengaruhnya di dunia. Lalu bagaimana dengan negara lain? Tentunya negara lain terus berbenah agar mampu menjadi negara yang mempunyai great power. Kita ambil contoh Tiongkok. Berdasarkan laporan tahunan International Institute for Strategic Studies, pada tahun 2008, Tiongkok menempati peringkat ketiga, negara dengan anggaran pertahanan terbesar di dunia, di bawah Amerika Serikat dan Inggris. Namun pada tahun 2016, Tiongkok mengalami peningkatan yang signifikan dan menempati posisi kedua, negara dengan anggaran pertahanan terbesar, tepat di bawah Amerika Serikat. Ini menunjukkan bahwa Tiongkok terus berbenah dan bukan tidak mungkin (akan) mengancam Amerika Serikat sebagai negara dengan pengaruh paling dominan di dunia.
Jika kita berbicara mengenai politik global saat ini, sudah mulai banyak sekali kekuatan-kekuatan baru yang bermunculan. Negara-negara seperti India, Jepang, Rusia sudah mulai menunjukkan tajinya sebagai calon negara dengan great power. Amerika Serikat tidak lagi menjadi kekuatan utama di dunia. Jika misal kekuatan suatu negara dilihat dari aspek kekuatan nuklir, maka Amerika Serikat sudah tidak lagi menjadi kekuatan utama. Negara-negara seperti Iran, Korea Utara, Rusia juga sudah mempunyai teknologi nuklir yang mumpuni. Dari segi ekonomi pun mulai muncul negara-negara dunia kedua yang mempunyai prospek cerah seperti Brazil, Mexico, Indonesia, dan lain lain (yang tergabung dalam G20). Ini bukti bahwa politik dunia itu dinamis. Maka, Amerika Serikat patut waspada.
Berbicara mengenai potensi Indonesia menjadi salah satu negara great power sangatlah menarik. Dengan tergabungnya Indonesia ke dalam kelompok G20 menunjukkan bahwa Indonesia diakui sebagai negara dengan potensi pertumbuhan yang baik di masa yang akan mendatang. Bukan tidak mungkin, kita melihat Indonesia (pada 15 tahun yang akan datang) menjelma sebagai negara dengan great power dan mempunyai peran penting dalam konstelasi politik global.
Sangatlah rasional dan tidak berlebihan bila Mangadar Situmorang, Ph.D. mengatakan dalam artikelnya yang berjudul “Indonesia dalam Politik Global 2045” bahwa Indonesia akan menjadi salah satu calon negara great power pada tahun 2045. Hal ini bisa terlihat dari sekarang mengingat bahwa Indonesia mempunyai banyak sekali potensi (baik SDA maupun SDM) yang bisa dimanfaatkan. Mulai dari sektor maritim, migas, dan lain sebagainya. Pengelolaan yang profesional menjadi kuncinya bila Indonesia bermimpi ingin menjadi negara great power.  
Potensi alam Indonesia sangatlah berlimpah. Bahkan hingga membuat banyak pihak melakukan riset tentang bagaimana sebenarnya peluang dan potensi Indonesia dalam medio dua dekade ke depan. Sebenarnya Indonesia saat ini menempati posisi ke-16 negara dengan kekuatan ekonomi terbesar. Dan pada tahun 2030, Indonesia diprediksi bisa menempati posisi ke-7 (negara dengan kekuatan ekonomi terbesar).[1] Dengan data-data seperti ini, Indonesia sangatlah mungkin menjelma sebagai salah satu kekuatan baru dalam konstelasi politik global.
TAPI ...
Ada hal yang paling fundamental yang harus dicapai oleh Indonesia, yaitu good governance.
Jangan bermimpi bahwa Indonesia bisa menjadi salah satu kekuatan baru di dunia jika Indonesia masih tak mampu menerapkan good governance. Bagaimana mungkin mau bermimpi menjadi negara great power jika urusan internal saja masih amburadul? Korupsi masih merajalela, pengelolaan SDA masih jauh dari kata optimal, Belum optimalnya pemanfaatan SDM, dan lain sebagainya. Perbaiki itu dulu, barulah sah jika mau bermimpi menjadi negara yang punya posisi tawar tinggi dalam kancah politik global. Setiap Warga Negara Indonesia pasti ingin melihat negaranya punya peran penting dalam aspek politik global dan disegani di seluruh dunia. Marilah terus berharap bahwa Indonesia bisa mencapai posisi itu pada suatu hari nanti.
Banyak sekali keuntungan yang bisa didapat jika Indonesia mampu menjelma menjadi salah satu kekuatan baru di dunia. Namun, jangan sampai Indonesia menjadi keblinger. Tetaplah menjadi Indonesia seperti saat ini walaupun (misal) telah menjadi salah satu kekuatan baru di dunia. Tetaplah menjadi Indonesia yang rendah hati dan solutif. Tetaplah menjadi Indonesia yang aktif dalam mengkampanyekan perdamaian bukan peperangan. Tetaplah menjadi Indonesia yang peduli dengan negara kerabat. Tetaplah menjadi Indonesia yang mencari kawan bukan lawan Jangan sampai keblinger jika sudah menjadi negara yang punya peran sentral dalam politik global. Mari berharap hal ini bisa terwujud.
Seperti yang diutarakan di atas, bahwa Indonesia bisa menjelma menjadi kekuatan baru di dunia
Tapi ... aspek good governance harus dilaksanakan terlebih dahulu
Tanpa itu (good governance), kita takkan melangkah kemana-mana
Tetaplah yakin bahwa Indonesia bisa menjadi negara dengan kekuatan baru di dunia
Semoga!



[1] Oberman, Raoul and friends, “The Archipelago Economy: Unleashing Indonesia’s Potential,”

Referensi
Mangadar Situmorang, Ph.D., Agustus/September 2017, Indonesia Dalam Politik Global 2045, s.l.
Oberman, Raoul and friends, “The Archipelago Economy: Unleashing Indonesia’s Potential,”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KEBIJAKAN LUAR NEGERI INDONESIA TERHADAP ISU TENAGA KERJA CINA DI INDONESIA: PERSPEKTIF INDONESIA

Politik Luar Negeri Indonesia Era Jokowi: Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia

Kerjasama Indonesia-Australia Dalam Menanggulangi Human Trafficking